Selasa, 16 April 2013

Menjawab Keraguan Seks Saat Hamil Muda

Jakarta - Seks saat hamil sering menjadi pertanyaan baik suami maupun istri. Mulai dari amankah bercinta jika kehamilan baru trimester pertama, posisi apa yang sebaiknya dipilih dan masih banyak lagi. Berikut ini penjelasan untuk menjawab keraguan tersebut.

Dokter kandungan di Montefiore Medical Center, New York, Monica Foreman, menjelaskan saat kehamilan memasuki trimester pertama banyak wanita mengeluhkan tidak ada gairah untuk bercinta. "Keluhan ini terjadi karena pada masa tersebut wanita merasa mudah lelah dan sering mual," ujarnya seperti dikutip Web MD.

Namun tidak semua wanita merasakan hal tersebut. Perubahan hormon yang terjadi saat hamil bisa juga menyebabkan wanita menjadi lebih bergairah. Sehingga wanita yang mengalami ini gairah bercintanya tetap sama seperti sebelum hamil atau malah bertambah besar.

Bagaimana jika gairah bercinta benar-benar hilang saat Anda hamil muda? Monica menyarankan luangkan waktu untuk melakukan aktivitas yang berhubungan dengan keintiman. Intim tidak selalu harus bercinta. Perasaan cinta dan kasih sayang bisa diekspresikan dengan banyak cara seperti berciuman dan berpelukan. Coba nikmati waktu berduan dengan berjalan-jalan, candle light dinner atau memijat punggung satu sama lain.

Kehilangan gairah bercinta ini sebenarnya juga bukan hanya terjadi pada wanita. Para suami pun bisa merasakannya. Kekhawatiran akan menyakiti bayi atau menyebabkan keguguran dapat membuat pria takut untuk berhubungan seks dengan pasangannya.

Apakah memang benar seks di trimester pertama bisa menyebabkan keguguran? Selama Anda tidak mengalami komplikasi, seks seharusnya bukan hal yang berisiko untuk dilakukan. Yang perlu Anda pahami, janin dilindungi selaput ketuban yang berisi cairan amnion dan plasenta serta otot rahim yang kuat. Sehingga ketika bercinta, hubungan seks tersebut tidak akan menggangu janin.

Tentu saja tidak semua wanita hamil bisa bercinta dengan aman. Ada kondisi-kondisi kehamilan tertentu yang bisa membuat seks menjadi terlarang untuk dilakukan. Seperti dipaparkan Baby Centre, biasanya dokter akan melarang pasangan untuk bercinta jika Anda:

1. Menderita plasenta previa (plasenta terletak di dekat atau di atas leher rahim)
2. Berisiko keguguran
3. Pendarahan vagina yang tidak diketahui penyebabnya.
4. Sering kram perut.
5. Plasenta menutupi sebagian leher rahim
6. Bermasalah pada rahim.
7. Membran amnion (selaput ketuban) pecah.

Masih ada kondisi-kondisi lainnya yang biasanya akan disarankan dokter kandungan Anda untuk berhenti bercinta. Misalnya saja jika Anda punya sejarah melahirkan spontan pada kehamilan sebelumnya. Ketika hal itu terjadi, biasanya Anda akan disarankan untuk tidak berhubungan seks dulu di trimester kedua atau ketiga hingga minggu ke-37.

Apapun kondisi Anda selama kehamilan, jangan pernah takut atau malu untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan. Kalau dokter menasihati Anda untuk berhenti bercinta, pastikan Anda mendengarkan dengan baik penjelasannya.

Minggu, 17 Juni 2012

GAYA PACARAN REMAJA MASSA KINI 80% MELAKUKAN CIUMAN



pacaran
Sungguh mengkhawatirkan pergaulan remaja di Indonesia saat ini. Indikasi keterlibatan mereka dalam perilaku seks bebas semakin terlihat. Minimal, mereka melakukan tindakan yang mengarah pada proses awal sebelum terjadi penetrasi yang sangat tidak diharapkan.
Dikutip oleh Tempo dari Maria Ulfah Anshor, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), mulainya berbagai adegan yang mengarah pada urusan seksual ini tidak lepas dari aktivitas pacaran dini. Banyak remaja Indonesia sudah melakukan pacaran kala usia mereka 12 tahun. Usia ini adalah usia rata-rata remaja saat ini dalam melakukan pacaran.
Menurut survey kesehatan reproduksi yang dilakukan BKKBN, usia tersebut jauh berbeda dengan penelitian yang dilakukan 10 tahun lalu. Anak kelas enam SD saat ini, sudah tidak segan lagi memadu kasih.
Gawatnya lagi, perilaku tidak senonoh dilakukan para remaja yang berpacaran ini kala mereka bertemu.  Sekitar 92 persen remaja yang berpacaran, saling berpegangan tangan. Ada 82 persen yang saling berciuman. Dan, 63 persen remaja yang berpacaran, tidak malu untuk saling meraba (petting) bagian tubuh kekasih mereka yang seharusnya tabu untuk dilakukan.
Ada perbedaan gaya pacaran remaja sekarang dengan dulu. Remaja saat ini lebih permisif untuk melakukan apa pun demi  “cinta”. Semua aktivitas itu yang akhirnya memengaruhi niat untuk melakukan seks lebih jauh.
Menurut Maria, seks bebas ini membuat angka penderita HIV/AIDS di kalangan remaja meningkat tajam. Ada peningkatan 700 persen dari jumlah antara tahun 2004 hingga 2010, dari awalnya 154 kasus menjadi 1.119 kasus. Diperkirakan, penyebab utama remaja mengenal pornografi adalah dari teve, internet, dan kebebasan berlebihan yang diberikan pada anak di lingkungan keluarga. Bagi keluarga yg punya anak remaja berhati-hatilah tanamkanlah aqidah dari dini untuk membentngi anak-anak kita kedepan.


Alasan Pria Suka Indahnya Payudara Wanita



payudara indah di mata pria
Pria sangat suka melirik payudara wanita. Bagian tubuh wanita yang satu ini seperti membawa aura yang mampu memikat mata dan pikiran pria. Berapa pun ukurannya, sering kali pria tidak terlalu menganggap hal itu. Meski ada juga yang menyukai ukuran tertentu.
Situs Askmen mengulas hal ini dalam lamannya. Ternyata, ada beberapa alasan bagi pria untuk memuja payudara wanita.
  • Payudara punya sifat menenangkan. Dia menjadi sumber makanan bagi bayi di awal kelahirannya. Payudara dapat mengembalikan memori masa kecil pria ketika masih merasa hangat dalam dekapan ibunya.
  • Payudara seperti simbol kesuburan. Dengannya, wanita mampu mengasuh, menjaga kehidupan, sekaligus meneruskan keturunan saat melewati masa puber.
  • Pria suka pada payudara wanita terkait munculnya insting tentang keinginan untuk  reproduksi. Insting ini berkembang dari dulu sampai sekarang.
  • Bagian ini adalah salah satu titik menggairahkan buat wanita. Payudara menjadi tempat bagi pria untuk menyenangkan pasangan saat melakukan seks agar terangsang. Sehingga, pria pun cukup lihai memainkannya sekaligus memuaskan pasangannya.
  • Bentuk dan tekstur payudara seperti “mainan” buat pria. Jangan heran bila pria suka berlama-lama di bagian ini saat bercinta.
  • Untuk terangsang, pria memerlukan stimulasi yang bisa dipandang atau dibayangkan. Dan, payudara adalah visual yang membuat pria tersita perhatian. Bagian ini pula yang membedakan sisi sensual pria dan wanita.
  • Faktor sosial juga turut ambil bagian “menyuarakan” istimewanya payudara wanita. Banyak gambar di media yang memperlihatkan pose menantang dari sebagian payudara wanita. Misalnya lekukan payudara, belahannya, dan sebagainya. Ini yang membuat pria semakin penasaran.
  • Payudara adalah bagian terlarang untuk diperlihatkan. Dengan demikian, pria semakin mencari tahu berbagai hal tentang bagian ini untuk menemukan jawaban yang ada di pikirannya soal payudara.

Jumat, 06 Januari 2012

Manfaat-Manfaat Unik PohonManfaat-Manfaat Unik Pohon
Pohon juga memiliki manfaat yang tergolong unik. Disebut unik karena manfaat ini hanya berlaku di masyarakat tertentu. Satu keunikan adalah manfaat pohon sebagai bahan dasar pewarna kain. Bagi masyarakat Cina atau masyarakat yang beragama Budha pohon nangka dan pohon cempedak begitu berarti. Kayu pohon ini jika dibelah memang berwarna kuning. Ternyata setelah diolah cairan dari kayu tersebut digunakan untuk mewarnai jubah para pendeta Budha. Di Indonesia sendiri batik aslinya memakai pewarna alam yang berasal dari tanaman, bisa menghasilkan warna merah, biru dan hijau.
Di alam terjadi proses hubungan timbal balik, saling ketergantungan antar komponen. Apa yang dibuang akan menjadi bahan baku bagi yang lain, sehingga tidak ada komponen yang hilang dengan percuma. Selain itu, di alam tidak ada yang gratis, oleh sebab itu semua dinamika komponen pendukungnya berpengaruh pada lingkungan, termasuk hasil perbuatan manusia. Oleh sebab itu jika kita ingin memperoleh lingkungan yang berkualitas baik, maka kita juga harus memperlakukan lingkungan dengan baik. Salah satu cara adalah dengan dengan peduli terhadap keberadaan pohon. Kepada masyarakat perlu disosialisasikan manfaat keberadaan pohon bagi kelangsungan hidup manusia, antara lain:
Menahan laju air sehingga akan lebih banyak air yang terserap ke dalam tanah. Menurut penelitian, tegakan hutan yang berdaun jarum mampu membuat 60% air hujan terserap tanah, bahkan tegakan hutan yang berdaun lebar mampu membuat 80% air hujan terserap tanah. Dengan kemampuan ini akan meningkatkan cadangan air tanah. Saat ini, kawasan Punclut yang merupakan kawasan resapan air bagi warga Bandung dan sekitarnya hanya mampu meresapkan air 5 liter/dt. Jumlah ini terus mengecil seiring dengan meluasnya permukaan tanah yang tertutup. Perlu diketahui, air tanah yang sekarang ini kita nikmati sesungguhnya merupakan hasil resapan air hujan sekira 6.000 tahun lalu ketika areal serapan air masih sangat luas. Selain itu, akar pohon akan menahan tanah yang terkikis agar tidak masuk ke aliran sungai/saluran air yang akan menimbulkan endapan. Kemampuan inilah yang dapat mencegah terjadinya kekurangan air di musim kemarau dan banjir di musim hujan.
Menjaga kesuburan tanah. Saat hujan, butir-butir air hujan tidak langsung menimpa permukaan tanah. Setelah ditahan oleh tajuk pohon selanjutnya ditahan oleh serasah yang berupa daun dan ranting kering. Dengan demikian tidak mengelupaskan dan memercikkan butir-butir lapisan tanah bagian atas, yang umumnya subur/tanah humus.
Memasok kebutuhan oksigen (O2). Melalui proses fotosintesis, tajuk pohon mengurangi kadar CO2 (hasil aktivitas manusia, pabrik, kendaraan bermotor) di udara dan menghasilkan O2 yang sangat diperlukan manusia. Menurut Mudjono (1977), setiap 1 hektare lahan hijau dapat mengubah 3,7 ton CO2 menjadi 2 ton O2. Proses ini sangat penting sebab gas CO2 sangat beracun dan bila dalam jumlah yang berlebihan akan menimbulkan efek rumah kaca.
Menyaring kotoran (debu jalanan, abu pabrik/rumah tangga). Dengan struktur tajuk dan kerimbunan dedaunan, debu, dan abu dapat menempel pada daun, yang di saat hujan akan tercuci oleh air hujan. Dari berbagai pengamatan yang dirangkum oleh Bianpoen (1977) diketahui bahwa kumpulan pohon yang terdapat di sebidang tanah seluas 300x400 m2 mampu menurunkan konsentrasi debu di udara dari 7.000 partikel/liter menjadi 4.000 partikel/liter.
Selain itu diketahui pula bahwa antara ujung-ujung suatu jalur hijau yang memiliki panjang 5 km dengan lebar 2 km, terjadi penurunan konsentrasi debu dengan perbandingan 50:3. Dengan tajuknya yang lebat, barisan pohon mampu mengurangi kecepatan angin. Menurut Kitredge (1948), jalur hijau (shelterbelts) mampu mereduksi 20% dari kecepatan angin di tempat terbuka. Ini berarti dapat mengurangi kadar debu yang beterbangan. Yang menurut hasil pengukuran kadar debu oleh Badan Meteorologi dan Geofisika (R.P. Sudarno, 1984), sejak 1978 konsentrasi debu di semua kota mengalami kenaikan.
Mereduksi beberapa zat pencemar udara. Selain CO2, peristiwa pembakaran (terutama yang berbahan bakar minyak) juga menghasilkan limbah asap yang mengandung sulfur dioksida (SO2). Di udara, SO2 ini akan bereaksi dengan uap air membentuk asam sulfat (H2SO4). Bila bercampur air hujan akan menghasilkan hujan asam yang membahayakan kesehatan kulit serta menimbulkan korosi. Dalam hal ini tajuk pohon berfungsi menahan air hujan tersebut, yang kemudian pada beberapa pohon yang mengeluarkan air gutasi, kandungan asamnya dinetralkan.
Meningkatkan kenyamanan lingkungan. Pepohonan mampu membentuk mikroklimat yang sejuk, mengurangi kebisingan, mencegah silaunya sinar matahari, mengurangi bau busuk serta menyekat pemandangan yang kurang layak. Kegiatan metabolisme evapotrenspirasi tumbuhan akan menyebabkan suhu di sekitar tajuk menjadi lebih rendah dan kadar kelembapannya meningkat (diadaptasi dari Zoer'aini, 1988; (Adiningsih, 2002).
Begitu banyak manfaat pohon bagi kelangsungan dan kualitas hidup manusia, apakah diabaikan begitu saja? Yang harus dilakukan sekarang ini adalah bersama berupaya "menghutankan kembali hutan" serta menghijaukan kembali kota. Masalah penghijauan bukan menjadi urusan pemerintah semata. Masyarakat pun harus terlibat aktif. Jangan hanya bisa mengeluh bila kotanya menjadi gersang dan panas. Di sisi lain pemerintah harus tegas dalam memberikan sanksi kepada perusak lingkungan. Pemerintah harus berani menegur para pengembang yang tidak menyediakan sarana ruang terbuka hijau. Bukankah telah ada peraturan mengenai hal ini? Di beberapa kota dan kabupaten, ada ketentuan bahwa daerah pemukiman harus menyediakan sedikitnya 20% dari lahannya untuk menjadi ruang terbuka hijau. Namun apakah peraturan tersebut telah efektif berjalan?. Untuk itu agar peraturan tersebut dapat terlaksana, pemerintah harus menjadikan dirinya sebagai lembaga yang disegani. Pemerintah jangan memanfaatkan kekuasaannya untuk mengeruk keuntungan pribadi dengan "menjual" lahan ruang terbuka hijau kepada investor. Selain itu, pemerintah harus berdiri di depan (menjadi teladan) dalam penjagaan kelestarian hutan serta pengadaan ruang terbuka hijau. Jangan hanya sampai pada konsep dan slogan saja. 
Kita tidak akan pernah dapat menghargai pohon selama kita tak pernah mendengarkan bahasa pohon. Seperti pepatah bijak dari China 500 SM, “jika engkau berpikir
untuk satu tahun ke depan, semailah sebiji benih, jika engkau berpikir untuk sepuluh tahun ke depan, tanamlah sebatang pohon.

JABON (JATI AMBON)


 JABON (JATI AMBON)

PERAWATAN JABON ( JATI AMBON )
Jabon – Proses Perawatan Bibit Jabon sangatlah sederhana, dengan cara penyiraman setiap hari dan dilakukan penyemprotan baik itu pestisida maupun fungisida secara berkala agar terhindar dari penyakit. Pemangkasan ranting tidak perlu dilakukan, namun jika dilakukan maka akan lebih baik dalam menghasilkan batang pohon.


Tanaman Jabon dalam Rehabilitasi lahan kritis,
tanaman jabon ini bisa kita manfaatkan sebagai tanaman untuk konservasi di lahan kritis, untuk lahan kritis sangat membutuhkan unsur hara,tetapi karena lahan sudah mengalami kekurangan unsur hara maka bisa kita siapkan tipsnya yang ideal antara lain : Pertama siapkan lubang tanam ukuran 35x35x35 cm.
Kedua siapkan tanah yang diambil dari lahan yang subur ,yang diambil dari lapisan tanah atas atau top soil dari kebun atau hutan,tanah ini sangat banyak mengandung bakteri pengurai atau jamur mikoriza alami ,selain itu bisa diambil dari bawah pohon yang besar,seperti yang diketahui bahwa mikoriza bersimbiosis dengan akar sehingga menjaga kelembaban dimasa kekeringan dan cukup dibutukkan sekali seumur hidup tanaman. ( sumber dari BIOTEK LIPI ).



Penggunaan lapisan Top soil ini minimal 2 kg per lubang dicampurkan pada saat tanam. Penggunaan Furadan atau diazinon sebagai pencegah uret dan nematoda akar,seperti yang diketahui bahwa akar jabon sangat banyak yang serabut kecil sehingga rawan dimakan uret tanah dan nematoda, nematoda ini bila tidak ditangani di beberapa kejadian bisa menimbulkan “Sudden death ” atau kematian mendadak yang ditandai dengan pengguguran daun secara frontal.

untuk tahap pertama dibutuhkan npk 2 sendok makan per lubang,sebagai pemicu jabon tumbuh di lahan kritis.pupuk kandang bisa diberikan sesudahnya dengan dosis 3 kg per tanaman setiap 6 bulan sekali, untuk tahap awal penanaman pupuk kandang matang 2 kg per lubang. demikianlah tips penanaman jabon dilahan kritis.


tabel contoh penggunaan mikoriza


























Apa saja kelebihan jabon?
Banyak sekali kelebihan jabon dibanding dengan pohon kayu lain misalnya kita bandingkan dengan sengon, diantaranya.
1. Daunnya tidak disukai ternak, sehingga tidak perlu khawatir terjadi pencurian daun.
2. Daun jabon akan rontok sendiri, itu akan membuat kayu jabon lurus rata ke atas tidak ada benjolan.
3. Seperti di sebutkan di atas, tidak dihinggapi tumor karat.
4. Kayu jabon juga lebih banyak manfaatnya dibanding kayu sengon, lebih banyak diserap oleh banyak industri diantaranya kayu lapis, industri meubel, Tripleks, pulp, Papan, produsen peti buah, Alas sepatu, mainan anak-anak dan korek api.
5. Perawatan lebih mudah.
6. Dapat bertumbuh di berbagai jenis tanah seperti; tanah liat, tanah lempung atau pun tanah berbatu.
7. Pertumbuhan lebih cepat ( Siap panen umur 4 – 5 tahun ).

Di bawah ini tulisan mengenai Jabon

Merupakan salah satu jenis kayu / pohon yang pertumbuhannya sangat cepat dan dapat tumbuh subur di hutan tropis dengan ekologi tumbuh pada :

Ketinggian : 10-2000m dpl
Curah hujan : 1250-3000m/th
Perkiraan suhu :100 C – 400 C
Kondisi tanah (PH) :4,5 – 7,5.

Jabon memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan tanaman kayu lainnya, termasuk albasia (sengon). Dari hasil uji coba yang telah kami lakukan, keunggulan tanaman jabon dapat diuraikan dari beberapa kriteria, diantaranya sebagai berikut :

• PERTUMBUHAN
Pertumbuhan pohon jabon sangat cepat bila dibandingkan dengan jenis kayu keras lainnya :
1. diameter batang dapat tumbuh berkisar 10cm/th
2. tinggi batang pada usia 12 tahun dapat mencapai 20 meter, sehingga pada usia 6-8 tahun sudah dapat dipanen.

• BATANG
1. Berbatang silinder dengan tingkat kelurusan yang sangat bagus
2. Tidak memerlukan pemangkasan karena pada masa pertumbuhan cabang akan rontok sendiri

• PENANAMAN dan PERAWATAN
Jabon merupakan tanaman yang mudah tumbuh dan berkembang dan tidak memerlukan perlakuan khusus dalam budidayanya.

• PEMASARAN
Karena jenisnya yang berwarna putih agak kekuningan tanpa terlihat seratnya, maka kayu jabon sangat dibutuhkan pada industri kayu lapis (plywood), bahan baku meubel dan furniture, serta bahan bangunan non kontruksi. 
Keunggulan inilah yang membuat pemasaran kayu jabon sama sekali tidak mengalami kesulitan, bahkan industri kayu lapis siap untuk membeli setiap saat dalam jumlah yang tidak terbatas.

• NILAI EKONOMIS
Budidaya tanaman jabon akan memberikan berbagai keuntungan yang sangat menggiurkan apabila dikerjakan secara serius dan benar. Dari hasil perhitungan yang telah dilakukan pada tanaman jabon setelah dipanen pada usia 8-10 tahun ( Asumsi Harga terendah, dan batang terkecil) pada setiap batang kayu jabon diperoleh :
- tinggi batang yang bisa terjual rata-rata 12m
- diameter batang rata-rata 30 cm

Maka dari tiap batang pohon jabon menghasilkan kayu yang bisa dijual sebanyak 1,5 kubik, sedangkan harga perkubik saat ini Rp 1.000.000,00
Sehingga harga terendah 1 batang pohon jabon usia 8-10 tahun minimal seharga Rp 1.500.000,00

• INFORMASI
Harga kayu jabon perkubik pada tahun 2009 :
1.middle 30-39 Rp 1.000.000
2.middle 40-49 Rp 1.100.000
3.middle 50 up Rp 1.200.000

Harga ini diprediksi akan mengalami kenaikan seiring dengan tingkat kebutuhan / permintaan yang semakin bertambah tiap tahunnya, sedangkan persediaan kayu jabon semakin lama semakin terbatas.
Dalam 1 Ha lahan, dapat ditanam sebanyak 500 batang bibit jabon dengan jarak 4×5 m.
Prediksi Hasil :

1 HA 800 Pohon dengan Masa Panen 5-6 Thn
Dia.25 CM ,Tinggi 16 meter
Menghasilkan kayu lebih kurang 320 m3
Prediksi Harga 1,2 juta x 300 m3
Maka diperoleh Hasil Rp. 384.000.000,00/